Rabu, 17 November 2021

Budaya Siber Di Lingkungan Kita

 

(sumber : kliktodaynews.com)

Melalui ruang internet saat ini, budaya siber sudah menyebar luas diseluruh dunia bahkan dalam pembentukan budaya siber (cyberculture) berlangsung secara global dan universal.

Dalam Kamus Besar Bahasa Inonedia, budaya bisa diartikan sebagai

1. pikiran , akal budi

2. adat istiadat

3. sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang (beradab, maju)


Dan jika dalam perspektif psikologi mengartikan bahwa budaya sebagai interaksi antara manusia yang melibatkan pola-pola tertentu sebagai anggota kelompok dalam merespon lingkungan tempat manusia berada.

Namun semua dapat disimpulkan bahwa budaya adalah sebuah nilai atau praktik sosial yang berlaku dan xipertukarkan dalam hubungan antarmanusia baik sebagai individu maupun anggota masyarakat.

Budaya siber (cyberculture) dimaknai sebagai praktik sosial maupun nilai-nilai dari komunikasi dan interaksi antarpengguna yang muncul di ruang siber dari hubungan antara manusia dan teknologi maupun antarmanusia dengan perantara teknologi. Budaya itu diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi melalui jaringan internet dan jaringan yang terbentuk di antara pengguna.

Salah satu contoh kasus budaya dalam media siber adalah penggunaan meme (ekspresi visual) yang sembarangan dan bisa merugikan beberapa pihak.

Kata "meme" yang orang ketahui mungkin adalah sebuah guyonan, sarkasme dan lainnya. namun istilah meme pertama kali dikenalkan oleh Richard Dawkins pada tahun 1976 dalam bukunya "The Serfish Gene".

Ia menggunakan istilah ini tentunya untuk keperluannya yaitu menamai konsep evolusi budaya yang merupakan sebuah konsep yang menurutnya cukup penting untuk kehidupan manusia modern.




Meme terdiri dari dua aspek, yaitu

1. Aspek visual, dimana aspek ini menggunakan potongan gambar atau ilustrasi yang biasanya untuk menunjukkan emosi yang dirasakan.

2. Aspek teks, meme dapat dicirikan dengan adanya teks yang berada di antara visual dan biasanya di atas dan di bawah. 


Meme merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh pengguna internet dalam mengungkapkan ekspresi atau emosinya, baik menggunakan meme yang sudah beredar di online maupun kreasi sendiri.

Namun penggunaan meme juga tidak bisa dipakai dengan sembarangan. jika ada salah-salah kata, meme bisa berujung fatal. sebaiknya pengguna meme harus berhati-hati agar meme tersebut tidak membawa unsur-unsur yang seharusnya dihindari (SARA).

Karna sudah banyak kasus pembullyan yang membawa unsur SARA dalam kalimat guyonanya. walaupun itu hanya sekedar meme saja namun kalimat dalam meme tersebut menyinggung salah satu SARA dan berakibat pembullyan dalam budaya siber.


............................................

Di edit oleh :

Enditha Laulendra Putri 2164190015

Universitas Persada Indonesia Y.A.I


Sumber relevan : 

https://saintif.com/apa-itu-meme/amp/#amp_ct=1636025059692&_tf=Dari%20%251%24s&aoh=16360250265406&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com

https://docs.google.com/forms/u/0/d/e/1FAIpQLSdSTlMiobqn6xz9NfP5uYYUKxO8Bb8Hfdp-6bECgKIX7F_QvQ/formResponse

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rasa Empati Tidak Akan Pudar Walau Di Situasi Pandemi

( sumber gambar : merdeka.com ) Pandemi sudah berjalan sekitar 1 tahun lebih di kehidupan kita. Banyak hal-hal yang berdampak karena kasus p...